Upaya meningkatkan budaya literasi di wilayah Papua terus dilakukan Pemerintah Provinsi Papua melalui penyaluran bantuan buku bacaan ke sejumlah taman bacaan masyarakat (TBM) dan perpustakaan kampung di beberapa daerah.
Melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Provinsi Papua, bantuan buku tersebut disalurkan ke Kabupaten Waropen, Kepulauan Yapen, dan Kabupaten Supiori sebagai bagian dari program pemerataan akses bahan bacaan hingga ke wilayah kampung dan distrik.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Provinsi Papua, Ahmad Djalali, mengatakan bahwa program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan literasi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda Papua.
“Pemerintah Provinsi Papua terus berkomitmen mendukung pengembangan literasi masyarakat melalui penyediaan buku bacaan dan penguatan taman bacaan masyarakat maupun perpustakaan kampung,” ujarnya di Jayapura, Selasa.
Adapun penerima bantuan buku meliputi Taman Bacaan Masyarakat Solagrasia Baru Zaman di Kabupaten Waropen, Perpustakaan Kampung Ambai “Pustaka Anak Papua” di Kabupaten Kepulauan Yapen, serta Perpustakaan Kampung Douwbo Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori.
Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebanyak 40 judul buku dengan berbagai tema bacaan yang diharapkan mampu menambah wawasan dan meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak di wilayah kampung.
Program tersebut juga menjadi langkah nyata pemerintah dalam memperluas akses pendidikan nonformal di daerah terpencil sekaligus menciptakan ruang belajar yang lebih dekat dengan masyarakat.
Selain meningkatkan budaya membaca, keberadaan taman bacaan dan perpustakaan kampung diharapkan dapat menjadi pusat edukasi dan pembinaan generasi muda Papua agar lebih aktif belajar dan memiliki pengetahuan yang luas demi mendukung pembangunan sumber daya manusia di Papua.
