Wamena – Anggota Komisi III DPD RI, Irianto Kogoya, menegaskan bahwa momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah harus menjadi sarana mempererat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Papua Pegunungan.
Menurutnya, kehidupan masyarakat di Papua Pegunungan selama ini telah menunjukkan nilai toleransi yang kuat berkat peran tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat dalam menjaga keharmonisan di tengah keberagaman.
Ia menilai semangat persaudaraan dan saling menghormati perlu terus dipelihara agar situasi yang aman, damai, dan harmonis tetap terjaga, baik di wilayah perkotaan maupun perkampungan. Selain itu, kerukunan antarumat beragama dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan di Papua Pegunungan.
“Momentum Idul Adha ini harus menjadi penguat persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat Papua Pegunungan. Dengan menjaga toleransi dan kerukunan, maka pembangunan dan kedamaian di daerah ini dapat terus berjalan dengan baik,” ujar Irianto Kogoya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengesampingkan perbedaan serta memperkuat persatuan demi terciptanya kedamaian dan kesejahteraan bersama.
“Kita semua adalah saudara. Mari bersama-sama menjaga Papua Pegunungan tetap aman, damai, dan penuh rasa saling menghormati antarumat beragama, suku, maupun golongan,” tambahnya.
Sebagai bentuk kepedulian sosial dalam menyambut Idul Adha, Irianto Kogoya turut menyerahkan bantuan satu ekor hewan kurban kepada Masjid Agung Baiturrahman Wamena serta 50 paket perlengkapan shalat untuk Masjid Al Ikhlas Holima, Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya.
