Nabire – Aparat gabungan dari Polsek Nabire Barat, Pos Wanggar, serta Satuan Samapta Polres Nabire bergerak cepat merespons gangguan keamanan yang terjadi di area pembangunan pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah, tepatnya di Kampung Wanggar Makmur, Kaladiri-2, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Selasa (5/5/2026) pagi.
Penanganan di lapangan dipimpin langsung oleh Kapolsek Nabire Barat, IPTU Adam Mahardika, bersama personel gabungan yang turut diperkuat satu regu Dalmas Polres Nabire di bawah kendali Kasat Samapta, IPTU Wido Purwanto. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 09.52 WIT setelah menerima laporan adanya aktivitas yang menghambat jalannya proyek pembangunan.
Dari hasil pemantauan, gangguan dipicu oleh aksi sekelompok warga yang menyampaikan tuntutan kepada pihak pelaksana proyek terkait penambahan tenaga kerja lokal beserta penyesuaian upah harian.
Menyikapi situasi tersebut, aparat Kepolisian segera melakukan pendekatan persuasif dengan mengedepankan komunikasi dan koordinasi bersama pihak-pihak terkait. Sejumlah orang yang terlibat kemudian diamankan untuk dibawa ke Mapolres Nabire guna menjalani proses pembinaan dan penanganan lebih lanjut.
Pihak Kepolisian memastikan bahwa kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil. Setelah dilakukan mediasi secara intensif, situasi di lokasi pembangunan berangsur kondusif dan aktivitas proyek dapat kembali berjalan. Respons cepat aparat di lapangan dinilai efektif dalam meredam potensi eskalasi konflik serta menjaga keberlangsungan pembangunan strategis Pemerintah Provinsi Papua Tengah
