25/04/2026
apresiasi Berita Utama Headline News Keberhasilan Kesejahteraan

Pemprov Papua Tengah Gerak Cepat Tangani Dampak Konflik, Bantuan dan Tim Terpadu Dikerahkan ke Mulia

Puncak Jaya — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mengambil langkah cepat dalam merespons dampak konflik sosial bersenjata yang terjadi di wilayah Kabupaten Puncak. Pada Kamis (23/4/2026), bantuan logistik bersama tim terpadu lintas sektor resmi dikirim ke Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, guna membantu warga terdampak.

Pengiriman bantuan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bupati Puncak Nomor 300.2.1/48/Tahun 2026 tentang penetapan status tanggap darurat akibat konflik bersenjata yang terjadi di Distrik Kembru dan Distrik Pogoma. Konflik tersebut telah memicu gelombang pengungsian warga ke sejumlah wilayah yang dinilai lebih aman, di antaranya Distrik Sinak (Kabupaten Puncak) dan Distrik Mulia (Kabupaten Puncak Jaya).

Dalam upaya penanganan yang komprehensif, Pemprov Papua Tengah membentuk Tim Terpadu yang melibatkan berbagai instansi, seperti Dinas Sosial, BPBD dan Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Tim ini bertugas memastikan seluruh kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Tengah, Roni Misikmbo, menyampaikan bahwa fokus utama penanganan saat ini adalah keselamatan dan pemulihan kondisi para korban, khususnya yang mengalami luka-luka.

“Penanganan kami prioritaskan pada korban yang membutuhkan perawatan medis. Saat ini mereka dirawat di beberapa fasilitas kesehatan di Mulia, Sinak, Nabire, hingga Jayapura,” ujarnya.

Selain penanganan medis, perhatian juga diberikan pada aspek psikososial. Tim dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak turut memberikan pendampingan kepada para pengungsi, terutama perempuan dan anak-anak yang rentan mengalami trauma akibat konflik.

Langkah terpadu ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan seluruh korban terdampak mendapatkan perlindungan dan layanan yang memadai, baik dari sisi kesehatan, kebutuhan logistik, maupun pemulihan psikologis.

Dengan sinergi lintas sektor yang terus diperkuat, diharapkan kondisi para pengungsi dapat segera pulih dan situasi di wilayah terdampak konflik berangsur kembali kondusif.

Related posts

Papuan Religious Leader Reverend Anton Kogoya Urges Citizens to Uphold Brotherhood and Unity

Jubir News

Papuan Academic Urges Students to Focus on Studies, Avoid Provocative Actions

Jubir News

Ops Damai Cartenz Peace Task Force Shares Food Packages with Residents of Kampung Ansudu, Sarmi, Papua

Jubir News