Sorong – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Selasa 21 April 2026, sore. Kunker perdana Wapres Gibran ke Kota Bersama ini bertepatan dengan peringatan Hari Kartini 2026.
Setibanya di Bandara DEO Sorong, Wapres Gibran langsung disambut oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat dengan penuh antusias serta kehangatan.
Agenda pertama Wapres Gibran di Sorong ialah mengunjungi dan berbelanja sembako di SAGA Supermarket & Department Store yang terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Sorong.
Pada kesempatan ini, Wapres Gibran mengajak 100 orang mama-mama Papua untuk berbelanja bersama. Dimana, masing-masing dari mereka menerima voucher belanja senilai Rp500.000 untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari bahan pokok hingga keperluan anak.
Hal ini, sebagai bentuk perhatian dan kedekatan kepada perempuan yang terus berjuang menopang keluarga. Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam memuliakan peran perempuan, sejalan dengan semangat Hari Kartini.
Sejak kedatangan Wapres, suasana hangat langsung terasa. Para mama Papua tampak antusias menyapa, bahkan berkesempatan berinteraksi langsung sambil berbelanja.
Momentum ini menjadi semakin bermakna karena bertepatan dengan Hari Kartini, yang identik dengan semangat perjuangan perempuan Indonesia.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Barat Daya, Anie Nauw, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk kepedulian yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Anie menjelaskan bahwa pihaknya secara khusus menyiapkan 100 mama janda untuk dapat bertemu langsung dengan Wapres.
“Momentum ini luar biasa bagi kami. Di Hari Kartini, mama-mama Papua bisa bertemu langsung dengan Wakil Presiden dan merasakan perhatian nyata melalui kegiatan sederhana seperti belanja bersama,” ujar Anie.
Dia juga menekankan pentingnya keberlanjutan dukungan terhadap perempuan, khususnya di Papua.
Menurutnya, peran perempuan perlu terus diperkuat agar mampu berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan.
“Kami berharap ke depan tidak ada lagi ketimpangan. Perempuan Papua harus terus didorong untuk berdaya, berkarya, dan berdampak,” tambahnya.
Salah satu penerima manfaat, Joice Merauga (46), mengaku sangat terbantu dengan adanya voucher tersebut. Sebagai seorang janda yang menghidupi keluarga dari hasil berjualan kecil-kecilan, bantuan ini menjadi angin segar bagi kebutuhan sehari-harinya.
“Ini sangat membantu kami. Saya bisa beli kebutuhan anak-anak, seperti pampers (popok bayi), gula, telur, dan lainnya. Terima kasih untuk Bapak Gibran,” ungkap Joice.
Ia juga menyampaikan harapannya agar perhatian seperti ini dapat terus berlanjut. “Semoga Bapak selalu diberkati bersama keluarga,” tuturnya singkat.
Meski sederhana, kegiatan ini memberikan manfaat yang dirasakan secara langsung. Di tengah berbagai keterbatasan, mama-mama Papua, khususnya para janda, merasakan kehadiran dan perhatian nyata dari pemerintah.
