Jayapura, Papua – Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Papua memastikan penyaluran beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan kembali dilaksanakan setelah libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, dengan fokus utama pada wilayah-wilayah terpencil.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari, mengatakan bahwa program penyaluran beras SPHP tersebut akan menjangkau seluruh wilayah di Papua, mencakup 40 kabupaten dan dua kota.
“Penyaluran beras SPHP akan dilanjutkan pasca libur Lebaran, dengan prioritas distribusi ke daerah terpencil,” ujar Mustari di Jayapura, Selasa.
Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan distribusi ke wilayah pedalaman, Bulog Papua akan menggandeng berbagai instansi terkait guna memastikan proses penyaluran berjalan lancar, efektif, dan tepat waktu. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menghadapi tantangan geografis Papua yang cukup kompleks.
Menurut Mustari, distribusi beras SPHP ke sejumlah wilayah terpencil sebelumnya sempat mengalami kendala. Hal ini disebabkan adanya penyesuaian kebijakan stok yang ditahan hingga Desember 2025, sehingga berdampak pada belum optimalnya penyaluran pada periode Januari hingga Maret 2026.
“Akibat stok yang sempat ditahan, distribusi pada awal tahun ini belum maksimal. Namun setelah Lebaran, kami akan mempercepat penyaluran agar dapat menjangkau seluruh wilayah, khususnya daerah pedalaman,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penyaluran beras SPHP ke wilayah terpencil tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga di pasaran.
Dengan terjaganya ketersediaan stok beras di berbagai wilayah, terutama daerah yang sulit dijangkau, diharapkan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan daya beli masyarakat dapat terjaga.
Bulog Papua optimistis, dengan dilanjutkannya distribusi pasca Lebaran serta dukungan dari berbagai pihak, program SPHP dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh wilayah Papua.
