Jayapura — Ondoafi Waena, Bapak Ricky Ohee, menyampaikan sikap tegas terkait rencana aktivitas sejumlah kelompok masyarakat pada 1 Desember 2025 di kawasan bekas Anjungan Expo Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura.
Dalam keterangannya, Ricky Ohee menyatakan bahwa pihaknya sebagai pemilik hak ulayat tidak bertanggung jawab atas penggunaan lokasi tersebut untuk kegiatan yang bertentangan dengan kebijakan pemerintah dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.
“Kami tidak pernah memberikan izin kepada kelompok manapun untuk menggunakan kawasan expo Waena sebagai tempat kegiatan yang memiliki tendensi politik dan bertentangan dengan pemerintah,” tegasnya.
Ia juga meminta pihak kepolisian agar tidak mengeluarkan izin terhadap kegiatan masyarakat maupun mahasiswa yang terindikasi terafiliasi dengan Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Menurutnya, selama ini terdapat aktivitas di lokasi tersebut yang dilakukan tanpa sepengetahuan dan tanpa memperoleh izin resmi dari Ondoafi Waena.
“Kami mendukung langkah aparat keamanan untuk melakukan penindakan tegas terhadap setiap kegiatan yang tidak mengantongi izin kepolisian dan izin adat,” tambahnya.
Dengan pernyataan ini, Ondoafi berharap semua pihak dapat menjaga ketertiban di wilayah Waena, serta menghormati aturan adat dan hukum negara demi terciptanya suasana yang aman, damai, dan kondusif di Kota Jayapura.
