Paniai, Papua Tengah – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah terus memperkuat peran sosialnya melalui penyaluran bantuan produktif kepada masyarakat Distrik Bibida, Kabupaten Paniai, dalam rangka pelaksanaan Operasi Cinta Damai Noken 2026. Bantuan yang diberikan berupa bibit ikan, bibit pertanian, paket sembako, hingga tandon air bersih sebagai upaya mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian dan perikanan.
Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol Gustav Robby Urbinas, mengatakan program tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.
Menurutnya, keamanan dan kesejahteraan masyarakat merupakan dua aspek yang saling berkaitan. Oleh karena itu, selain menjaga stabilitas wilayah, Polri juga berupaya membantu masyarakat meningkatkan taraf hidup melalui kegiatan produktif yang berkelanjutan.
“Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha pertanian dan perikanan sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.
Kapolres Paniai AKBP Roycke HF Betaubun menambahkan bahwa bantuan berupa bibit ikan lele dan berbagai jenis bibit tanaman menjadi langkah awal untuk mendorong masyarakat mengembangkan potensi ekonomi lokal.
Ia berharap masyarakat, khususnya mama-mama Papua dan kelompok tani di Distrik Bibida, dapat mengelola bantuan tersebut secara maksimal sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.
Sementara itu, Bupati Paniai Yampit Nawipa menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun Polda Papua Tengah dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah, katanya, akan terus mendorong pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai pilar utama peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, warga Distrik Bibida menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. Salah seorang petani setempat, Wilem Zonggonau, berharap program serupa dapat terus dilanjutkan, termasuk dukungan bagi pengembangan peternakan, perikanan, usaha kios mama-mama Papua, serta perkebunan kopi yang menjadi salah satu komoditas unggulan masyarakat.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi bibit cabai, jagung, kol, sayuran, bibit ikan, paket sembako, dan tandon air bersih yang diserahkan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit cabai dan penebaran bibit ikan di kolam milik warga Kampung Kugapa sebagai simbol dimulainya pengembangan usaha produktif berbasis potensi lokal di Distrik Bibida.
