Jayapura- Hukuman berat untuk Victor Yeimo selaku otak Kerusuhan yang mengakibatkan tewasnya warga pada aksi 2019 di Jayapura dan Wamena, belum sebanding dengan penderitaan warga yang dirasakan hingga saat ini.
Belum putus hukuman untuk Victor Yeimo, simpatisan atau pendukung Victor Yeimo berencana untuk melakukan aksi kekacauan pada saat sidang besok tanggal 11 April besok di Pengadilan Negeri Jayapura.
“Gangguan terhadap jalannya sidang ini tersebar melalui WhatsApp yang disampaikan oleh salah satu anggota kelompok KNPB, tak main-main dalam rencana ini mereka akan menggunakan senjata api.”
Untuk itu, kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak ikut dalam aksi yang tidak bertanggung jawab itu, jangan sampai ada diantara kalian akan dijadikan korban oleh kelompok tersebut.
Tujuan mereka adalah, menciptakan kekacauan yang anarkis, kemudian mereka akan menembak salah satu masyarakat untuk dijadikan korban, yang nantinya aparat keamanan baik TNI maupun polri akan dijadikan kambing hitam.
Mereka juga sudah menyiapkan media-media mereka untuk mempublikasi pemberitaan seolah telah terjadi pelanggaran HAM dalam penanganan sidang Victor Yeimo. Kelompok luar negeri juga sudah siap mengangkat isu yang sudah di skenario kan oleh mereka.
Sebagai Tokoh Papua saya minta, masyarakat Papua jangan terlibat dengan aksi ini, karena rencana mereka akan menjadikan salah satu diantara kita untuk dikorbankan seolah-olah ditembak oleh TNI atau Polri.
Rencana ini sudah tersebar dimana-mana bilamana hal ini terjadi, maka Victor Yeimo lah yang harus bertanggung jawab, bila perlu dia harus dihukum mati.