22.5 C
Jayapura
30/08/2025
Berita Utama Pendidikan

Nyalakan Semangat Literasi dari Timur Indonesia, KKN UGM Hadir di Mimika Papua Tengah

MIMIKA, PAPUA TENGAH — Langkah nyata menuju kemajuan literasi pendidikan di Papua kembali digelorakan. Pemerintah Kabupaten Mimika menyambut kehadiran mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang akan menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 50 hari dengan fokus utama pada penguatan budaya membaca dan literasi digital di wilayah pedalaman Papua.

Dalam pertemuan yang digelar di Kantor Bappeda Mimika, Rabu (25/6/2025), Penjabat Sekda Mimika Petrus Yumte menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi akademisi dalam memperkuat pondasi pendidikan lokal.

“Atas nama pemerintah daerah kami mengucapkan selamat datang. Kami berharap adik-adik mahasiswa dapat menjalankan tugas dengan semangat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Literasi Membaca dan Digital sebagai Pilar Kemajuan

Para mahasiswa KKN UGM akan fokus pada sejumlah isu strategis, salah satunya adalah peningkatan literasi membaca yang masih menjadi tantangan di banyak wilayah pedalaman. Selain itu, mereka juga membawa misi besar dalam bidang literasi digital, sebuah keterampilan penting di era transformasi teknologi saat ini.

“Program mereka sangat relevan, mulai dari literasi pendidikan, membaca, hingga pengenalan teknologi digital. Mereka akan menyasar berbagai elemen masyarakat—anak-anak di pos belajar, guru, bahkan tenaga kesehatan,” tambah Yumte.

Dengan bekal pengetahuan akademik dan teknologi, mahasiswa diharapkan mampu menciptakan metode pembelajaran kreatif yang mempermudah akses informasi dan meningkatkan minat baca masyarakat.

Menghormati Kearifan Lokal sebagai Kunci Pendekatan

Selain membangun kemampuan teknis, Pemda Mimika menekankan pentingnya pendekatan berbasis budaya dalam pelaksanaan program. “Kearifan lokal harus menjadi fondasi dalam setiap aktivitas mereka. Pemahaman terhadap budaya masyarakat adalah kunci keberhasilan kerja sosial di Papua,” kata Yumte.

Ia mengingatkan bahwa kolaborasi yang harmonis antara mahasiswa dan warga akan menciptakan pengalaman bermakna dan menghindari kesalahpahaman selama kegiatan berlangsung.

Kolaborasi untuk Masa Depan Papua

Pemerintah daerah memastikan dukungan penuh selama masa KKN berlangsung. Semua pihak diharapkan menjalin sinergi demi menghasilkan kontribusi nyata bagi kemajuan Mimika, khususnya dalam bidang literasi dan pendidikan.

Kehadiran mahasiswa UGM bukan sekadar bentuk pengabdian akademik, melainkan bagian dari gerakan nasional mempercepat pemerataan akses literasi di Indonesia. Dengan menyatukan semangat muda, teknologi, dan nilai-nilai lokal, program ini menjadi jembatan menuju Papua yang cerdas, inklusif, dan berdaya saing.

“Program ini bukan hanya untuk Mimika, tapi juga untuk Indonesia. Literasi yang tumbuh di Papua adalah bagian dari pembangunan bangsa secara menyeluruh,” tutup Yumte.

Related posts

Kapolda Papua: 16 Kabupaten di Dua Provinsi Masuk Kategori Rawan Keamanan Saat Pilkada

Jubir News

Jangan Terprovokasi Hoaks, Kapolres Jayapura Ingatkan Warga Bijak Bermedsos

Jubir News

Arius Mofu Calls for Improved Education for Papua’s Children: Equal Access and Quality Must Be Prioritized

Jubir News