Jakarta — Insiden penembakan terhadap pesawat Smart Air saat mendarat di Lapangan Terbang Korowai, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026), menjadi perhatian serius berbagai pihak dan dinilai sebagai momentum penting untuk memperkuat sistem keamanan penerbangan nasional, khususnya di wilayah berisiko tinggi.
Ikatan Pilot Indonesia (IPI) menegaskan bahwa keamanan penerbangan merupakan aspek fundamental yang tidak dapat ditawar. Ketua IPI, Cpt Muammar Reza, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut harus menjadi evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan penerbangan di daerah dengan tingkat kerawanan tinggi.
Menurutnya, penerbangan memiliki peran strategis sebagai penghubung wilayah Indonesia yang luas dan berperan penting dalam distribusi logistik, pelayanan medis, serta mobilitas masyarakat hingga ke daerah terpencil.
IPI menekankan bahwa penguatan keamanan harus dilakukan secara komprehensif, baik dari sisi pengamanan bandara sebagai objek vital nasional maupun perlindungan terhadap awak pesawat yang menjalankan tugas negara. Bandara dan fasilitas penerbangan dinilai membutuhkan sistem pengamanan terpadu untuk memastikan operasional tetap aman dan berkelanjutan.
Dalam hal ini, perhatian pemerintah pusat diharapkan semakin diperkuat guna menjamin keamanan penerbangan, khususnya di Papua dan wilayah dengan risiko keamanan tinggi lainnya. IPI juga mendorong koordinasi lintas sektor antara aparat keamanan, otoritas penerbangan, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait.
Selain itu, Komite Nasional Keamanan Penerbangan diharapkan dapat melakukan langkah-langkah preventif, termasuk evaluasi operasional bandara di wilayah rawan hingga keamanan benar-benar terjamin. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari mitigasi risiko demi melindungi awak pesawat dan penumpang.
Sementara itu, aparat keamanan melalui Satgas Damai Cartenz bergerak melakukan penyelidikan dan pengamanan lokasi guna memastikan situasi kondusif serta mendukung proses evakuasi. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen negara dalam menjaga keselamatan transportasi udara sebagai sarana vital nasional.
IPI juga mengimbau seluruh pilot yang bertugas di wilayah dengan tingkat risiko keamanan tinggi untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat koordinasi keselamatan operasional.
Insiden ini diharapkan menjadi titik evaluasi bersama seluruh lembaga terkait untuk memperkuat sistem keamanan penerbangan nasional, sehingga operasional penerbangan di seluruh wilayah Indonesia dapat berjalan dengan aman, tertib, dan berkelanjutan.
