05/02/2026
Berita Utama HAM Hukum & Kriminal

Respons Cepat Satgas Damai Cartenz Amankan Situasi Pasca insiden Kekerasan di Lingkungan Sekolah Dekai

YAHUKIMO — Aparat keamanan gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 dan Polres Yahukimo bergerak cepat menangani insiden kekerasan yang terjadi di lingkungan SMP YPK Yakpesmi Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Langkah cepat tersebut dilakukan guna memastikan situasi tetap terkendali serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dan dunia pendidikan setempat.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin, 2 Januari 2026, sekitar pukul 09.00 WIT, di Jalan Seradala Km 03, Distrik Dekai. Seorang warga sipil bernama Daniel Datti, SE (41), yang saat itu tengah mengerjakan pembuatan meja dan kursi sekolah, menjadi korban dalam aksi kekerasan yang berlangsung di area sekolah.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami sejumlah luka serius pada bagian kepala, punggung, serta kedua lutut. Selain korban jiwa, kejadian tersebut juga mengakibatkan kerusakan fasilitas pendidikan, berupa pecahnya kaca ruang kelas XII serta kerusakan kaca belakang sebuah kendaraan roda empat akibat lemparan batu.

Berdasarkan keterangan saksi, insiden bermula dari terdengarnya suara tembakan dari arah belakang sekolah. Korban sempat berupaya menyelamatkan diri dengan menuju ruang guru, namun dikejar oleh tiga orang pelaku bersenjata. Para pelaku diketahui membawa senjata api rakitan laras panjang, kapak, serta satu pelaku lainnya merekam kejadian menggunakan telepon genggam. Aksi penyerangan terjadi di dalam ruang guru sebelum para pelaku melarikan diri meninggalkan lokasi.

Mendapatkan laporan kejadian, personel Satreskrim Polres Yahukimo bersama Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 segera mendatangi tempat kejadian perkara. Aparat langsung melakukan sterilisasi lokasi, mengevakuasi korban ke RSUD Dekai, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti yang ditemukan di lokasi dan rumah sakit.

Barang bukti yang diamankan antara lain serpihan kaca, batu, pakaian korban, serta serpihan logam yang diduga berasal dari proyektil senjata api. Proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap identitas dan peran masing-masing pelaku.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa aparat keamanan berkomitmen menjaga stabilitas dan menjamin keamanan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.

“Kami langsung mengambil langkah cepat untuk mengamankan lokasi dan menindaklanjuti kejadian ini. Aparat fokus mengungkap pelaku dan memastikan situasi tetap kondusif agar aktivitas masyarakat, terutama kegiatan belajar-mengajar, tidak terganggu,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyampaikan bahwa pendekatan persuasif dan dialogis juga dilakukan pascakejadian.

“Kami berkoordinasi dengan pihak sekolah, tokoh masyarakat, serta unsur terkait untuk menenangkan situasi dan memastikan lingkungan sekolah kembali aman. Upaya penegakan hukum tetap berjalan seiring dengan pendekatan kemanusiaan,” jelasnya.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif dan pengejaran terhadap para pelaku. Pengamanan di wilayah Dekai terus diperkuat sebagai langkah antisipasi guna mencegah terjadinya gangguan keamanan lanjutan, sekaligus menjaga keberlangsungan aktivitas sosial dan pendidikan masyarakat Yahukimo.

Related posts

Head of Public Relations: Tribal Clashes in Kenyam, 3 Died

Jubir News

Membangun Kedekatan, Personel Satgas Ops Damai Cartenz Berbagi Kebersamaan dengan Masyarakat Sinak

Jubir News

Papua Police Chief Calls Kiwirok District Head Persecuted By KKB

Jubir News