13/02/2026
Uncategorized

Gubernur Papua: 100 Hari Kerja Hadirkan Layanan Medis Baru di RSUD Jayapura

Jayapura — Gubernur Papua Matius Fakhiri menyebutkan bahwa dalam 100 hari pertama kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen, Pemerintah Provinsi Papua telah menghadirkan sejumlah layanan medis baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Matius Fakhiri di Jayapura, Jumat. Ia menjelaskan bahwa sejak dilantik pada 8 Oktober 2025, Pemprov Papua melalui RSUD Jayapura berfokus pada pengembangan layanan kesehatan lanjutan yang sebelumnya masih terbatas dan belum sepenuhnya tersedia di wilayah Papua.

“Sejak kami dilantik, Pemerintah Provinsi Papua melalui RSUD Jayapura telah mengembangkan berbagai layanan kesehatan lanjutan yang sebelumnya masih terbatas di Papua. Ini menjadi komitmen kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Matius Fakhiri.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen menjelaskan bahwa dalam kurun waktu 100 hari kerja, RSUD Jayapura telah menghadirkan sejumlah layanan unggulan, di antaranya layanan radioterapi kanker, pemasangan alat pacu jantung, operasi akses hemodialisis atau cuci darah, serta penanganan penyakit langka seperti Kawasaki.

“Layanan-layanan tersebut kini sudah dapat diakses masyarakat secara gratis melalui skema BPJS Kesehatan maupun pembiayaan lain yang disiapkan oleh pemerintah daerah. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke luar Papua untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan,” ujar Aryoko Rumaropen.

Selain pengembangan layanan medis, RSUD Jayapura juga menerapkan kebijakan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) internal sebagai solusi bagi pasien yang mengalami kendala administrasi, khususnya dalam kondisi darurat. Kebijakan ini diterapkan agar pelayanan medis tetap berjalan tanpa menghambat keselamatan pasien.

“Prinsipnya, siapa pun yang datang ke rumah sakit harus dilayani. Keselamatan pasien dan nilai kemanusiaan menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Aryoko Rumaropen menambahkan bahwa penguatan sektor kesehatan merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia Papua. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong inovasi layanan, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, serta menyempurnakan sistem pelayanan di rumah sakit rujukan.

“Capaian dalam 100 hari kerja ini menjadi langkah awal menuju perbaikan layanan kesehatan yang lebih manusiawi, profesional, dan berpihak pada masyarakat Papua,” tutupnya.

Pemprov Papua berharap kehadiran layanan medis lanjutan di RSUD Jayapura dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan warga Papua secara berkelanjutan.

Related posts

From Eastern Indonesia, South Papua Promotes Sugarcane-Based Satellite Cities to Boost Indigenous-Led Economic Growth

Jubir News

Operation Peace Cartenz 2025 Strengthens Relations with Journalists in Timika

Jubir News

Not only the local economy, infrastructure damage due to the KKB action also occurred

Jubir News