01/12/2025
Berita Utama

Tenun Terfo Jadi Kebanggaan Baru Pelajar Sarmi, Kadisdikbud Dorong Masuk Kurikulum Sekolah

SARMI — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, Fransina Padwa, meninjau langsung hari ketiga pelatihan Tenun Kain Terfo yang diikuti para siswi dari jenjang SD, SMP hingga SMA/SMK di Aula GKI St. Antonius Sarmi, Jumat (28/11/2025). Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata dukungan dinas dalam menjaga sekaligus menghidupkan kembali warisan budaya lokal di tengah generasi muda.

Sejak memasuki aula, Fransina menyapa para peserta satu per satu, memberi semangat agar mereka terus belajar, berlatih, dan mencintai budaya yang menjadi identitas daerah mereka. Menurutnya, pelatihan ini lebih dari sekadar mengenalkan keterampilan menenun—ini adalah langkah penting untuk menumbuhkan kebanggaan terhadap Tenun Terfo, tenun khas Sarmi yang sarat sejarah dan nilai kultural.

Antusiasme para siswa dari delapan sekolah peserta menjadi perhatian tersendiri bagi Kadis. Ia menilai semangat mereka menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus membangun karakter di tengah cepatnya arus globalisasi.

Dalam dialog singkat, beberapa siswa mengungkapkan rasa gembira karena bisa belajar langsung dari pengrajin terampil.
“Ini pengalaman baru dan menyenangkan. Kami ingin bisa membuat kain sendiri,” ujar salah satu siswi SMA dengan penuh semangat.

Pelatihan yang digagas oleh Bidang Kebudayaan Disdikbud Sarmi ini menghadirkan pelatih lokal berpengalaman yang mengajarkan berbagai materi, mulai dari pengenalan alat tenun, teknik dasar merangkai benang, hingga makna di balik setiap motif khas Sarmi.

Fransina berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata. Ia mendorong sekolah-sekolah untuk mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler menenun agar Tenun Terfo tidak hanya dipelajari saat pelatihan, tetapi benar-benar menjadi bagian dari pendidikan seni dan budaya.

Dengan pembelajaran budaya yang ditanamkan sejak dini, generasi muda Sarmi diharapkan tumbuh sebagai penjaga dan penerus nilai adat serta identitas lokal yang kaya dan membanggakan warisan yang akan mereka bawa hingga masa depan.

Related posts

Hindari Perpecahan, Jaga Tanah Papua Dengan penuh Kedamaian

Jubir News

The Heroic Action of the Task Force Operation Peace Cartenz Arrests the Perpetrator of the Armed Criminal Group Member Involved in the Shooting of Brigade Mobile Members in Nabire

Jubir News

ODC-2024 Task Force Successfully Arrests KKB Basoka Lawiya in Nabire, Here are His Criminal Records

Jubir News