30/08/2025
Berita Utama

Pemerintah Imbau Masyarakat Jaga Papua Tetap Aman Pasca-PSU

[10.49, 23/8/2025] Alfesa Odc 25: Jayapura — Pemerintah Provinsi Papua mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga kedamaian pasca pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Papua. Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, menegaskan bahwa proses demokrasi harus diikuti dengan sikap dewasa, lapang dada, serta penerimaan hasil sesuai aturan hukum yang berlaku.

Dalam keterangannya, Agus menjelaskan bahwa setelah pleno penetapan hasil PSU oleh KPU Papua, tahapan berikutnya akan bergantung pada proses hukum di Mahkamah Konstitusi (MK). Ruang gugatan, katanya, tersedia bagi pihak yang merasa keberatan terhadap hasil PSU, dan keputusan MK nantinya bersifat final serta mengikat.

“Demokrasi memberikan ruang penyelesaian secara hukum. Jika ada pihak yang tidak puas dengan hasil PSU, maka mekanisme gugatan ke MK adalah jalan yang tepat. Keputusan MK nantinya wajib dihormati semua pihak,” ujar Agus Fatoni.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah bersama aparat keamanan berkomitmen menjaga iklim kondusif agar Papua tetap aman, damai, toleran, dan harmonis. Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.

“Keamanan daerah ini adalah tanggung jawab kita bersama, baik pemerintah, aparat keamanan, maupun masyarakat. Mari kita saling menguatkan, menjaga persaudaraan, serta menghindari tindakan yang dapat memecah belah persatuan,” tegasnya.

Agus juga mengingatkan seluruh pihak untuk menahan diri dari tindakan provokatif maupun penyebaran informasi yang menyesatkan, karena dapat memicu ketegangan di tengah masyarakat. Ia berharap momentum PSU dapat dijadikan pelajaran penting untuk memperkuat demokrasi dan persatuan di Papua.

“Mari kita terus jaga iklim yang kondusif, suasana yang aman, damai, toleran, dan harmonis di Papua yang kita cintai bersama. Dengan begitu, demokrasi berjalan dengan sehat, dan pembangunan Papua dapat terus berlanjut,” tambahnya.

Pemerintah menegaskan bahwa Papua yang aman dan damai adalah kunci keberhasilan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat. Karena itu, semua elemen bangsa diimbau untuk berpartisipasi menjaga stabilitas demi masa depan Papua yang lebih baik.
[10.49, 23/8/2025] Alfesa Odc 25: *Government Urges People to Keep Papua Safe After Re-Voting *

Jayapura – The Papua Provincial Government appealed to the entire community to maintain peace after the implementation of the Re-Voting (PSU) for the Papua Governor Election. Acting (Pj) Governor of Papua, Agus Fatoni, emphasized that the democratic process must be followed by a mature attitude, open-mindedness, and acceptance of results according to applicable laws.

In his statement, Agus explained that after the plenary to determine the PSU results by the Papuan KPU, the next stage will depend on the legal process at the Constitutional Court (MK). The lawsuit room, he said, is available for parties who object to the results of PSU, and the MK’s decision will be final and binding.

“Democracy provides room for legal settlement. If there is a party who is not satisfied with the results of the PSU, then the complaint mechanism to the Constitutional Court is the right way. The decision of the Constitutional Court must be respected by all parties,” said Agus Fatoni.

He added that the local government together with the security apparatus is committed to maintaining a conducive climate so that Papua remains safe, peaceful, tolerant, and harmonious. According to him, security is not only the responsibility of the apparatus, but also requires an active role of the community.

“The security of this area is our joint responsibility, both the government, security forces, and the community. Let’s strengthen each other, maintain brotherhood, and avoid actions that can divide unity,” he said.

Agus also reminded all parties to refrain from provocative actions or the spread of misleading information, because it can trigger tension in the community. He hopes that the momentum of PSU can be used as an important lesson to strengthen democracy and unity in Papua.

“Let’s continue to maintain a conducive climate, a safe, peaceful, tolerant, and harmonious atmosphere in Papua that we love together. That way, democracy runs healthily, and the development of Papua can continue,” he added.

The government emphasized that a safe and peaceful Papua is the key to successful development and public welfare. Therefore, all elements of the nation are urged to participate in maintaining stability for the sake of a better future of Papua.

Related posts

Gubernur Meki Nawipa Berikan Motivasi kepada Pelajar Papua di Sekolah Genius

Jubir News

Tokoh Pegunungan Tengah Di Jayapura Imbau Warga Jaga Keamanan Selama Pleno PSU Pilgub Papua

Jubir News

12,853 TNI-Polri Personnel Ready to Secure Papua Regional Elections

Jubir News