21.5 C
Jayapura
01/09/2025
Uncategorized

Budi Arie: Kopdes Merah Putih Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan di Papua Tengah

Jakarta, CNN Indonesia — Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Budi Arie Setiadi, menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki peran sentral dalam memperkuat ketahanan pangan dan mempercepat kemajuan desa, terutama di wilayah Papua Tengah. Pernyataan ini disampaikan saat beliau berinteraksi langsung dengan warga Kampung Bumi Raya, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada hari Senin (11/8).

Menurut Budi Arie, Kopdes Merah Putih memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi lokal dan sebagai inovasi dalam pengembangan desa. Ia menambahkan, melalui koperasi ini, petani mampu meningkatkan kualitas hasil panen mereka, nelayan mendapatkan pasar yang lebih luas untuk hasil tangkapan, dan para pengrajin memperoleh harga yang layak untuk produk mereka.

“Yang terpenting, seluruh kegiatan ini dilakukan dengan semangat gotong royong sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat,” tutur Budi.

Budi juga menyampaikan kebanggaannya atas keberhasilan Papua Tengah yang menjadi provinsi pertama di wilayah Papua yang mampu membentuk Kopdes Merah Putih di seluruh desa maupun kelurahan. Saat ini, sudah ada sekitar 1.200 desa dan kelurahan di Papua Tengah yang telah memiliki koperasi desa, termasuk 81 desa di Kabupaten Nabire.

Ia menambahkan bahwa pencapaian ini mencerminkan komitmen kuat dari masyarakat dan pemerintah daerah setempat. Kesempatan itu, Budi menyatakan rasa syukurnya dapat hadir langsung di tanah Papua dan mengapresiasi kekompakan masyarakat serta tokoh adat dalam pengembangan program ini.

Selain itu, Budi menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah akan terus memberikan pendampingan berupa pelatihan, akses pendanaan, dan peluang kemitraan. Ia menekankan, kemandirian sejati koperasi hanya akan terwujud melalui tekad dan kerja keras dari masyarakat sendiri.

“Bayangkan, suatu saat nanti setiap desa di Papua Tengah memiliki koperasi yang kokoh, mampu mengelola potensi lokal, memberikan manfaat langsung bagi warga, dan menjadi kebanggaan bersama. Itulah visi dari Kopdes Merah Putih,” ujarnya.

Sebagai tambahan, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya meluncurkan program 80.000 Kopdes Merah Putih pada 21 Juli lalu, yang ditargetkan akan beroperasi penuh pada 28 Oktober 2025. Program ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi akar rumput dan meminimalisasi rantai pasok kebutuhan masyarakat agar harga tetap terjangkau.

Untuk mendukung keberlanjutan program ini, pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025, yang memungkinkan koperasi memperoleh pinjaman hingga Rp3 miliar dari bank. Prabowo juga menekankan pentingnya pengelolaan koperasi yang profesional agar program ini tidak gagal dan dapat memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Saya ingin semua pengurus melaksanakan tugas dengan baik dan membuktikan bahwa koperasi bisa berhasil. Jangan sampai seperti masa lalu, di mana koperasi sering diplesetkan dan tidak berhasil,” tegas Prabowo dalam peluncuran program di Klaten, Jawa Tengah.

Related posts

Pemkab Jayawijaya Dukung Ekspedisi Kemanusiaan Papua Menanam

Jubir News

Creating a Peaceful Atmosphere, Kaminops Damai Cartenz 2025 Greets Papuan Mothers in Oksibil

Jubir News

Papua Sehat, Pemberian Vaksinasi Covid-19 Tak Berhenti

Jubir News