JAYAPURA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua menegaskan bahwa seluruh logistik untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tahun 2024, sebagai bagian dari tindak lanjut keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), telah mulai didistribusikan ke berbagai wilayah di Papua.
Ketua KPU Papua, Diana Simbiak, menyampaikan informasi ini saat pelepasan pengiriman logistik di Gudang Logistik KPU di Kota Jayapura, yang berlokasi di eks Terminal Entrop, pada hari Senin (4/8).
“Sampai hari ini, pukul 09.30 WIT, sudah tercatat sebanyak 473 kotak suara keluar dari gudang logistik. Dari jumlah tersebut, sekitar 312 kotak diperkirakan sudah sampai di tingkat Panitia Pemilihan Distrik (PPD), 6 kotak di antaranya sudah berada di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan 5 kotak lainnya telah sampai di Tempat Pemungutan Suara (TPS),” jelas Diana.
Diana menambahkan bahwa pengiriman logistik ini merupakan langkah penting dalam memastikan kelancaran dan keberhasilan proses PSU di seluruh wilayah Papua. Ia menegaskan bahwa kepercayaan terhadap proses demokrasi sangat tergantung pada kesiapan dan keamanan logistik tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Papua mengingatkan semua pihak untuk menjaga keamanan dan integritas logistik selama proses distribusi dan pelaksanaan PSU berlangsung. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan turut serta berpartisipasi secara aktif dalam proses demokrasi ini.
Dengan kesiapan logistik yang terus berjalan, diharapkan proses PSU di Papua dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan yang mencerminkan kehendak rakyat secara jujur dan adil.