JAYAPURA,– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua memastikan bahwa sebanyak 2.023 Tempat Pemungutan Suara (TPS) telah disiapkan untuk pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dalam rangka Pilkada Papua. TPS-TPS tersebut tersebar di sembilan kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Papua, dan akan digunakan untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Agustus 2025.
Diana Dorthea Simbiak, Ketua KPU Papua, menyampaikan hal tersebut saat ditemui usai debat kandidat di kantor KPU Papua, Rabu (30/7/2025) malam. Ia menambahkan bahwa untuk memastikan kelancaran pelaksanaan PSU, pihaknya telah melantik sebanyak 525 anggota Panitia Pemilihan Distrik (PPD) yang tersebar di 105 distrik di seluruh Papua.
“Selain itu, kami juga menugaskan 2.779 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat kelurahan dan kampung yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Papua,” jelas Diana. Ia menambahkan bahwa jumlah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang disiapkan sebanyak 14.161 orang, ditambah 4.046 anggota Limbasnas (Limnas) sebagai bagian dari pengawasan.
Dalam kesempatan yang sama, Diana menegaskan bahwa seluruh tahapan pemilihan berjalan sesuai jadwal. Ia juga menjelaskan bahwa data pemilih yang digunakan adalah data hasil pemilihan umum kepala daerah pada November 2024 lalu, tanpa adanya perubahan atau penambahan data baru, sesuai dengan SK KPU Nomor 132 perubahan ke-4.
Selain persiapan administratif, KPU Papua juga menggelar debat kandidat yang diikuti pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Benhur Tomi Mano-Constant Karma (BTM-CK), dan paslon nomor urut 2, Matius Derek Fakiri-Ariyoko Rumaropen (MARIYO). Debat tersebut berlangsung pada malam hari dan menjadi salah satu rangkaian tahapan menjelang hari H pencoblosan.