Surabaya, Jawa Timur — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian 105 siswa asal Papua peserta Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) yang berhasil lolos masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2025.
Capaian ini dinilai sebagai bukti keberhasilan dan dampak positif program ADEM dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dari wilayah Indonesia Timur, khususnya Papua dan Papua Barat. Dari total 206 siswa ADEM lulusan tahun ajaran 2024–2025 yang menempuh pendidikan menengah di berbagai sekolah di Jawa Timur, lebih dari 50% berhasil menembus PTN di seluruh Indonesia.
“Kami bersyukur atas prestasi luar biasa ini. Di balik keberhasilan mereka, ada proses pendampingan yang intensif dari para guru, kepala sekolah, dan pembina di sekolah-sekolah yang menjadi mitra ADEM,” ujar Gubernur Khofifah dalam keterangannya pada Jumat (11/7/2025).
Khofifah juga menekankan pentingnya kerja kolaboratif semua pihak dalam membimbing siswa Papua selama masa pendidikan. Ia mengakui bahwa semangat juang para siswa merupakan modal utama dalam meraih prestasi tersebut.
“Saya bangga karena mereka terus menunjukkan semangat untuk belajar, mengejar mimpi, dan meneladani para alumni ADEM yang kini sudah berkuliah di kampus-kampus terbaik Indonesia. Ini adalah kemenangan kita semua,” tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menjelaskan bahwa program ADEM merupakan kebijakan strategis dari pemerintah pusat yang bertujuan untuk mewujudkan pemerataan akses dan kualitas pendidikan bagi siswa dari daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).
“Program ADEM bukan sekadar memberikan akses pendidikan ke sekolah menengah atas. Lebih dari itu, program ini juga membekali siswa dengan karakter, wawasan kebangsaan, dan kesiapan akademik untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi,” jelas Aries.
Pihaknya juga memastikan bahwa siswa ADEM akan terus mendapatkan bimbingan hingga mereka betul-betul siap menempuh dunia perkuliahan. Penguatan akademik, karakter, dan kemandirian menjadi fokus utama dalam pelaksanaan program ini.
Lolosnya 105 siswa ADEM ke PTN di tahun 2025 ini menjadi simbol optimisme dan harapan baru bagi pembangunan sumber daya manusia di Papua dan wilayah timur Indonesia. Keberhasilan mereka di Jawa Timur bukan hanya membanggakan daerah asal, tetapi juga memperkuat komitmen nasional untuk membangun Indonesia secara inklusif dan berkeadilan.
Program ADEM sendiri telah berjalan selama lebih dari satu dekade dan terus memberikan dampak positif yang signifikan dalam mengangkat mutu pendidikan dan memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak dari wilayah yang selama ini kurang terjangkau.