Jayapura — Gelora semangat muda dan sportivitas memenuhi Stadion Mandala Jayapura, Sabtu malam (21/6), saat Polda Papua secara resmi menutup Kejuaraan Atletik Pelajar tingkat SMA/SMK se-Kota Jayapura. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang diinisiasi sebagai wujud kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya generasi muda Papua.
Acara penutupan berlangsung meriah sejak sore hingga malam hari, dihadiri ratusan peserta, official, dan tamu undangan. Hadir dalam kesempatan tersebut Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Papua, Kombes Pol. Jeremias Rontini, S.I.K., yang secara resmi menutup kejuaraan. Turut hadir pula Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd., Ketua KONI Provinsi Papua Kenius Kogoya, Ketua PASI Provinsi Papua Maikel Kambuaya, serta para kepala sekolah dan tokoh olahraga Papua.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Jeremias Rontini menegaskan bahwa Hari Bhayangkara bukan semata perayaan institusi Polri, melainkan menjadi momentum penting untuk membangun hubungan erat dengan masyarakat melalui kegiatan positif seperti olahraga.
“Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penggerak semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan sportivitas. Kejuaraan ini adalah wadah bagi generasi muda untuk membentuk karakter, menumbuhkan integritas, dan mencetak prestasi,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi dedikasi para pelajar yang telah berjuang dalam kejuaraan ini, serta mengajak mereka untuk terus menekuni dunia atletik sebagai jalur pengembangan diri dan karier. Kombes Pol Rontini menyebut bahwa Papua selama ini telah dikenal sebagai lumbung atlet nasional di berbagai cabang olahraga, termasuk atletik.
“Papua pernah melahirkan atlet-atlet besar seperti Melianus Mofu, Eklefina Rumayauw, Yanes Raubaba, hingga Franklin Worumi. Mereka adalah inspirasi nyata bahwa anak Papua mampu bersaing di level nasional bahkan internasional,” imbuhnya.
Sementara itu, suasana Stadion Mandala malam itu penuh antusiasme. Sorak-sorai penonton, parade atlet, hingga penyerahan medali dan trofi bagi pemenang menjadi penutup yang manis dari kompetisi yang telah berlangsung beberapa hari terakhir.
Kejuaraan ini juga menjadi ajang seleksi dan penguatan bakat-bakat atletik muda Papua yang nantinya akan disiapkan untuk mengikuti berbagai kompetisi tingkat provinsi maupun nasional.