Jayapura, Papua – Rabu pagi, 18 Juni 2025, suasana di Kampung Tablasupa, RW 1 Amai, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, terasa berbeda dari biasanya. Sejak pukul 09.30 WIT, warga dari berbagai usia berkumpul di balai kampung untuk mengikuti kegiatan pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh Satgas Operasi Damai Cartenz-2025.
Bagi warga, terutama mereka yang tinggal jauh dari akses fasilitas kesehatan, kegiatan ini menjadi angin segar. Oktavina Kisiwaitou, salah satu warga yang hadir, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Kami sangat berterima kasih. Tidak semua orang di kampung ini punya kemudahan untuk berobat. Kehadiran polisi hari ini benar-benar membantu,” ungkapnya dengan mata berbinar.
Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin oleh Ipda dr. Chintya Widodo, bersama tim Subsatgas Kesehatan dan Satgas Humas Ops Damai Cartenz, serta dibantu oleh personel Polsek Depapre seperti Bripka Biliy Depondoye. Warga diperiksa kesehatannya, diberikan obat secara cuma-cuma, dan bahkan bisa berkonsultasi langsung dengan dokter yang hadir.
Anak-anak pun tak luput dari perhatian. Mereka tampak antusias menerima bingkisan dari tim Satgas Humas, yang dipimpin oleh Brigpol Ita Sombo Allo. Suasana hangat dan ceria mewarnai kegiatan yang berlangsung aman dan tertib ini.
Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., Kepala Operasi Damai Cartenz, yang turut hadir dalam kegiatan ini bersama Wakilnya Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian nyata Polri terhadap masyarakat Papua.
“Kami hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tapi juga ingin memberi manfaat langsung, khususnya dalam bidang sosial dan kesehatan,” ujarnya.
Dari sisi masyarakat, kegiatan seperti ini tak hanya menjawab kebutuhan medis, tetapi juga menyentuh sisi emosional. “Melihat polisi datang ke kampung bukan untuk menangkap orang, tapi malah mengobati dan memberi hadiah ke anak-anak, itu bikin kami merasa dekat,” tutur seorang ibu lainnya yang ikut mengantre pemeriksaan.
Kepala Satgas Humas, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus membangun rasa saling percaya antara aparat keamanan dan masyarakat.
Menurut dr. Chintya, kegiatan berjalan lancar, dengan antusiasme warga yang tinggi. “Kami senang bisa melihat warga tersenyum, dan harapannya, kegiatan ini berdampak positif untuk mereka,” ucapnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79, yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat.” Di tengah segala keterbatasan, kepedulian seperti ini menjadi bukti bahwa Polri terus berupaya hadir dengan wajah yang lebih manusiawi, terutama bagi masyarakat pelosok Papua yang membutuhkan perhatian lebih.