Wamena, Papua Pegunungan – Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) Kabupaten Jayawijaya terus berupaya meningkatkan minat baca di kalangan pelajar dan mahasiswa. Langkah ini diambil untuk memperluas wawasan serta mendorong budaya literasi di tengah masyarakat.
Primus Oagay, Kepala Dispersip Jayawijaya, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirim surat edaran ke seluruh satuan pendidikan, mulai dari TK hingga SMA/SMK, agar memanfaatkan koleksi buku yang tersedia di perpustakaan daerah.
“Saat ini, perpustakaan kami masih berlokasi di kantor bupati. Seluruh pelajar, mahasiswa, bahkan masyarakat umum dipersilakan berkunjung pada jam operasional,” jelas Primus saat dihubungi pada Sabtu (18/11).
Ia mengakui bahwa gedung baru perpustakaan sekaligus kantor Dispersip masih belum banyak dikunjungi karena minimnya sosialisasi. Padahal, di gedung lama, antusiasme pelajar terlihat tinggi dengan kunjungan mencapai 2.000 orang tahun lalu.
“Kami berharap, dengan sosialisasi yang gencar, minat baca masyarakat akan kembali meningkat,” ujarnya.
Koleksi perpustakaan daerah ini mencakup sekitar 3.000 judul buku, mulai dari buku pendidikan, pengetahuan umum, politik, hingga resep masakan dan cerita dongeng. “Semua buku ini tersedia untuk umum dan bisa menjadi sumber ilmu bagi siapa saja,” tambah Primus.
Ia menegaskan bahwa membaca adalah kunci memperluas pengetahuan. “Kami menjamin koleksi kami lengkap dan bisa dimanfaatkan oleh pelajar maupun mahasiswa. Mari manfaatkan perpustakaan ini untuk menambah wawasan,” ajaknya.
Dengan upaya ini, Dispersip Jayawijaya berkomitmen menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran bagi generasi muda.