Purwakarta — Suasana duka menyelimuti kedatangan jenazah dua korban kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari Papua di Desa Sukajadi, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Proses pemulangan jenazah almarhum Rahmat Hidayat dan Saepudin berlangsung dengan lancar berkat bantuan dan fasilitasi dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) serta pemerintah.
Keluarga korban mengapresiasi kehadiran negara dalam proses pemulangan tersebut. Dalam pernyataannya, Kepala Seksi Pemerintahan Desa Sukajadi yang juga mewakili pihak keluarga, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah membantu.
“Atas nama keluarga dan masyarakat Desa Sukajadi, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Polri dan pemerintah yang telah berupaya memulangkan jenazah almarhum Saepudin dalam keadaan layak. Kami sangat menghargai perhatian dan kepedulian yang diberikan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keluarga besar berharap aparat keamanan dapat bertindak tegas dalam menghadapi kelompok bersenjata yang terus menebar teror di Papua.
“Kami mendukung penuh tindakan tegas terhadap KKB. Kami ingin agar kelompok tersebut benar-benar diberantas hingga tidak lagi menimbulkan korban jiwa,” tegasnya.
Hal serupa disampaikan oleh Ratna, istri almarhum Rahmat Hidayat. Dalam kondisi penuh kesedihan, ia turut mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah dan pihak kepolisian dalam memulangkan jenazah sang suami ke kampung halaman.
“Sebagai istri dari almarhum Rahmat Hidayat, saya sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kepulangan jenazah suami saya dari Papua. Ini adalah bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi kami,” ujar Ratna dengan suara terbata-bata.
Ia juga mendesak agar pemerintah dan aparat keamanan tidak memberi ruang gerak bagi KKB.
“Saya berharap tidak ada lagi korban-korban berikutnya. Tolong tindak tegas KKB, jangan beri kesempatan mereka untuk terus menebar ancaman,” imbuhnya.
Pernyataan para keluarga korban menegaskan betapa besar luka yang ditinggalkan oleh tindakan kejam KKB. Polri, melalui Operasi Damai Cartenz, terus melanjutkan upaya penegakan hukum secara menyeluruh terhadap kelompok tersebut sebagai bentuk komitmen negara dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua.
Pemulangan jenazah ini tidak hanya mencerminkan kehadiran negara dalam setiap tragedi, tetapi juga menjadi simbol empati dan perlindungan terhadap seluruh warga negara Indonesia, tanpa terkecuali.