28.6 C
Jayapura
30/08/2025
Belasungkawa HAM

Keluarga Korban Penembakan di Papua Sampaikan Ucapan Terima Kasih Kepada Polri dan Pemerintah Atas Kepedulian dan Bantuannya

Purwakarta, 6 Juni 2025 — Dua jenazah warga sipil asal Purwakarta yang menjadi korban kekerasan di Papua akhirnya tiba di kampung halaman dengan aman dan layak. Kepulangan jenazah Rahmat Hidayat (45) dan Saepudin (39) yang tewas dalam aksi penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, Papua, disambut penuh duka dan rasa haru oleh keluarga serta warga Desa Sukajadi, Purwakarta.

Kepulangan kedua jenazah tersebut tak lepas dari peran dan perhatian aparat Kepolisian dan pemerintah yang bergerak cepat dalam proses evakuasi, penanganan, hingga pemulangan ke daerah asal. Atas hal ini, pihak keluarga menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Polri, khususnya Satgas Operasi Damai Cartenz, serta pemerintah pusat dan daerah atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan.

“Saya atas nama Kasie Pemerintahan Desa Sukajadi, mewakili keluarga almarhum Saepudin, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polri dan pemerintah yang telah membantu proses pemulangan jenazah dari Papua hingga sampai ke rumah dengan aman dan layak. Ini sangat berarti bagi kami,” ujar salah satu perwakilan keluarga.

Ucapan terima kasih juga datang dari Ratna, istri almarhum Rahmat Hidayat, yang mengaku tidak menyangka bahwa proses penanganan jenazah dan pemulangannya berlangsung cepat dan mendapat perhatian serius dari negara.

“Saya mewakili keluarga besar mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia dan pemerintah daerah yang sudah membantu proses pemulangan jenazah suami saya. Kami tidak bisa membalas apa pun, selain doa agar bapak-bapak polisi dan semua yang terlibat selalu diberi perlindungan oleh Allah SWT,” ungkapnya sambil menahan tangis.

Ratna juga menyampaikan harapannya agar ke depan, tidak ada lagi warga sipil tak berdosa yang menjadi korban kekerasan di Papua.

“Kami berharap tidak ada lagi korban seperti ini. Semoga keamanan di Papua segera pulih, dan Polri bersama pemerintah bisa terus melindungi masyarakat di mana pun berada,” tutupnya.

Pernyataan keluarga korban ini mencerminkan bahwa kehadiran negara melalui Polri dan pemerintah bukan hanya dalam bentuk penegakan hukum, tetapi juga dalam tindakan nyata saat warganya mengalami musibah. Operasi Damai Cartenz sebagai bagian dari upaya mewujudkan stabilitas di Papua juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bekerja demi menjaga keamanan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Pemulangan jenazah korban bukan sekadar proses administratif, tetapi juga bukti nyata bahwa negara tidak membiarkan rakyatnya berjuang sendiri dalam duka. Di tengah tantangan keamanan, kepedulian dan empati menjadi kekuatan yang memperkuat solidaritas bangsa.

Related posts

Brutal! OPM Records Torture Until Victim’s Death, Defense Ministry: This Violates International Law

Jubir News

Kapolres Yalimo: Kami Kehilangan Prajurit Terbaik, Selamat Jalan Brigpol Iqbal

Jubir News

Alm. Bripda Risman Rahman Korban Kecelakaan hanyut Di Peg. Peg. Bintang Dimakamkan di Timika

Jubir News