30/08/2025
Berita Utama Imbauan Kesehatan

Hari Lingkungan Hidup 2025, Pemprov Papua Gaungkan Aksi Grebek Sampah dan Seruan Kurangi Plastik

Jayapura— Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Provinsi Papua menggelar Aksi Grebek Sampah sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Kantor Otonom Kotaraja, Kota Jayapura ini melibatkan unsur pemerintah, TNI-Polri, pelajar, serta komunitas lingkungan, dan menjadi momentum penting dalam mengajak masyarakat lebih sadar terhadap dampak buruk sampah, khususnya sampah plastik.

Kegiatan diawali dengan apel pagi bersama yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten III Setda Papua, Johana Rumbiak, yang sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan aksi grebek sampah. Dalam sambutannya, Johana menegaskan bahwa masalah sampah, terutama plastik, telah menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Data nasional menunjukkan bahwa lebih dari 11 juta ton sampah mencemari lingkungan setiap tahun. Sebagian besar di antaranya adalah sampah plastik yang sulit terurai. Untuk itu, kita semua harus mengambil peran dalam menyelamatkan bumi ini dengan langkah-langkah kecil namun berdampak besar, salah satunya dengan mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Johana juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Papua untuk meningkatkan kesadaran kolektif dan mengubah pola pikir masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Ia berharap aksi simbolis seperti grebek sampah ini dapat menular menjadi kebiasaan yang lebih luas, dimulai dari rumah tangga hingga komunitas.

Setelah apel, ratusan peserta bergerak bersama membersihkan lingkungan sekitar Kantor Otonom dan sejumlah titik strategis di Kota Jayapura. Kegiatan berlangsung dengan antusias dan semangat kolaboratif dari berbagai pihak, yang menunjukkan bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2025 ini juga menjadi ajang refleksi penting untuk seluruh warga Papua, bahwa ancaman perubahan iklim, pencemaran, dan kerusakan ekosistem tidak bisa ditangani oleh pemerintah saja, melainkan perlu keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Dengan semangat “Satu Bumi untuk Masa Depan”, Pemprov Papua mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan pengelolaan sampah sebagai gaya hidup, bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan.

Related posts

Herman Yoku: Former OPM-KKB and Chief of the Keerom Tribe Invites Papuan People to Maintain Peace Welcoming December

Jubir News

Ahead of the OPM Anniversary, TNI-Polri Security Forces Strengthen Security in Nine Cartenz Peace Operation Areas

Jubir News

Rev. Telius Wonda Calls for the Importance of Security and Peace Ahead of the 2024 Regional Elections

Jubir News