21.5 C
Jayapura
01/09/2025
Uncategorized

Panen Perdana 1 Juta Hektare Padi Berhasil Digelar di Merauke.

Merauke, Papua Selatan — Tanah Papua kembali menorehkan sejarah penting bagi ketahanan pangan nasional. Panen perdana dari program penanaman padi seluas satu juta hektare di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, berhasil digelar dengan hasil mencapai rata-rata 2,8 ton per hektare, meski dilakukan tanpa dukungan teknologi pertanian modern.

Panen yang berlangsung pada Mei 2025 ini menjadi simbol keberhasilan awal program strategis nasional dalam mewujudkan swasembada pangan dan menjadikan Papua sebagai lumbung beras masa depan Indonesia. Lokasi panen yang berada di ujung timur Indonesia ini juga menjadi representasi nyata bahwa potensi lahan dan SDM Papua mampu mendukung misi besar kedaulatan pangan nasional.

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan panen tersebut. Ia secara khusus menyoroti peran penting Haji Andi Syamsuddin Arsyad, atau lebih dikenal sebagai Haji Isam, pengusaha nasional pemilik Jhonlin Group, yang disebut berkontribusi besar dalam percepatan pembukaan lahan pertanian.

Dengan dukungan sekitar 2.000 unit ekskavator yang didatangkan dari Tiongkok, proses pembukaan lahan dapat dilakukan secara cepat dan efisien, tanpa menunggu waktu bertahun-tahun seperti proyek-proyek serupa sebelumnya.

Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menyebut keberhasilan ini sebagai contoh konkret kontribusi sektor swasta terhadap masa depan bangsa. Ia memuji Haji Isam sebagai figur pengusaha nasionalis yang mengedepankan kepentingan rakyat dibanding sekadar keuntungan bisnis.

“Ini contoh pengusaha yang benar-benar peduli masa depan bangsa dan kesejahteraan rakyat,” tegas Toto.

Lebih dari sekadar panen, keberhasilan ini juga memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat Papua, terutama dengan terciptanya lapangan kerja baru dan perputaran ekonomi lokal yang lebih kuat.

Dengan hasil panen awal yang menggembirakan ini, pemerintah optimistis program ini akan memperkuat stok beras nasional dan menjadi tonggak penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan.

Langkah berani pemerintah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain, sekaligus menegaskan bahwa Papua adalah bagian vital dari masa depan pangan Indonesia.

Related posts

Polisi Ajak Warga Enggros Jaga Kedamaian Lewat Pendekatan Humanis

Jubir News

Kepala DPPAD Papua ke KKB: Guru Yang Kalian Bunuh Untuk Selamatkan Anak Kalian!

Jubir News

Telkomsel Siaga 2025 Hadirkan Konektivitas Andal di Papua Selama Ramadan

Jubir News