31/08/2025
Uncategorized

Pemkab Jayawijaya Dorong Penguatan Pendidikan Kepramukaan di Sekolah

Wamena – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya melalui Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua Pegunungan terus mendorong penguatan pendidikan kepramukaan di seluruh satuan pendidikan. Upaya ini bertujuan membentuk karakter anak bangsa yang tangguh, kreatif, dan mampu menghadapi tantangan zaman.

Kepala Disorda Jayawijaya, Fatah Yassin, pada Rabu di Wamena, menegaskan bahwa pendidikan kepramukaan harus diperkuat dari tingkat gugus depan (gudep), kwartir ranting (kwarran), hingga kwartir cabang (kwarcab). Ia menekankan pentingnya peran organisasi kepramukaan dalam membantu siswa mengembangkan keterampilan hidup, kepemimpinan, serta rasa tanggung jawab terhadap lingkungan dan sesama.

“Kami menyadari keterbatasan yang ada, terutama belum semua distrik memiliki kwarran. Ini menjadi tugas kami sebagai pembina organisasi kepramukaan di Kabupaten Jayawijaya untuk memperkuat struktur keorganisasian ini. Jika tingkat atas sudah kokoh, pembentukan gugus depan di tiap sekolah akan lebih mudah,” ujar Fatah.

Ia menjelaskan bahwa salah satu hambatan yang dihadapi adalah terdapatnya distrik dengan hanya satu atau dua sekolah. Hal ini membuat pembentukan kwarran hingga gudep menjadi sulit dan kurang efektif. Sebagai solusi, ia mengusulkan distrik dengan jumlah sekolah minim bergabung dengan kwarran terdekat agar pengelolaan organisasi lebih optimal.

“Jumlah sekolah di tiap distrik memang berbeda-beda, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Namun, meski ada kendala, kami berkomitmen agar pendidikan kepramukaan tetap berjalan di semua tingkatan. Tahun ini kami merencanakan pembentukan tiga kwarran baru dengan dukungan pemerintah distrik. Kami juga mengharapkan keterlibatan aktif pemerintah distrik dalam mengawasi kegiatan kepramukaan di wilayah masing-masing,” jelasnya.

Fatah optimistis bahwa pendidikan kepramukaan mampu membangun karakter generasi muda di Kabupaten Jayawijaya, sekaligus memperkuat solidaritas serta semangat kebangsaan. Menurutnya, Pramuka adalah organisasi tertua yang telah terbukti efektif membentuk karakter anak bangsa di Papua Pegunungan. Selain itu, organisasi ini juga dapat menjadi wadah pembentukan jiwa kepemimpinan serta kemampuan adaptasi siswa dalam menghadapi perubahan zaman.

“Sudah banyak contoh nyata bagaimana karakter generasi muda yang terbangun dari pendidikan kepramukaan mampu menghadapi tantangan zaman dengan baik. Hal ini membuktikan bahwa kepramukaan merupakan salah satu sarana terbaik untuk membentuk pribadi unggul dan berintegritas,” katanya.

Dengan langkah-langkah strategis yang diambil, Pemkab Jayawijaya berharap pendidikan kepramukaan dapat terus berkembang dan menjadi bagian integral dari sistem pendidikan di Papua Pegunungan. Upaya ini diharapkan tidak hanya menghasilkan generasi muda yang berkualitas, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Related posts

Bangun Kepercayaan Warga, Satgas Damai Cartenz Lakukan Pendekatan Humanis di Intan Jaya

Jubir News

Indonesian National Police Chief Receives Appreciation from Pegunungan Bintang Community for Bintara Program

Jubir News

Гамма Казино: Официальный Сайт, Зеркало, Вход, Регистраци

Jubir News