WAMENA – Dalam rangka menyambut Liga 4 Nasional Wilayah Papua Pegunungan, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mencatatkan sejarah dengan memecahkan rekor dunia melalui pertunjukan tarian Wisisi terbanyak yang pernah ada. Acara ini digelar di Stadion Pendidikan Wamena pada Kamis, 20 Maret 2025, dengan melibatkan 1.140 peserta yang mayoritas adalah pelajar dari berbagai sekolah.
Awan Raharggo, Direktur Marketing Lembaga Rekor Muri, menjelaskan bahwa setelah verifikasi, tarian Wisisi yang melibatkan lebih dari seribu peserta ini berhasil mencatatkan rekor dunia. “Tarian Wisisi ini hanya ada di Papua Pegunungan, yang membuatnya begitu istimewa dan unik. Kami percaya tak ada negara lain yang memiliki tarian ini,” kata Raharggo. Ia menambahkan, dengan 1.140 peserta, jumlah tersebut jauh melampaui target yang ditetapkan, menjadikan acara ini luar biasa.
Sementara itu, Pj Gubernur Papua Pegunungan, Velix Wanggai, menyampaikan bahwa tarian Wisisi ini juga menjadi simbol pembukaan Liga 4 Nasional yang akan berlangsung pada 22 hingga 31 Maret 2025. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk melestarikan tarian adat yang menggabungkan musik tradisional dan modern, serta sebagai wadah untuk mengenalkan kebudayaan Papua Pegunungan ke dunia luar.
“Melalui acara ini, kita tidak hanya merayakan budaya kita, tetapi juga memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk ikut serta dalam menjaga warisan budaya yang kaya ini,” ujar Velix. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada sekolah-sekolah yang berpartisipasi, seperti SD Kulitarek, SD Negeri, SMP N 2, dan YPPK Santho Yusuf, yang telah menyukseskan acara ini dan berperan dalam tercatatnya rekor dunia.
Dengan pengakuan dari Rekor Muri, tarian Wisisi kini tercatat dalam sejarah sebagai salah satu kebudayaan Indonesia yang patut dibanggakan.