Wamena, 12 Maret 2025 – Polemik seputar program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua kembali mencuat setelah juru bicara OPM, Sebby Sambom, dan Panglima OPM, Undius Kogoya, menuding program tersebut sebagai upaya pemerintah untuk meracuni generasi Papua. Namun, benarkah tudingan itu?
Menurut data Kementerian Kesehatan, program MBG menggunakan standar gizi nasional dan telah melalui uji klinis sebelum didistribusikan.
“Tidak ada zat beracun dalam makanan ini. Justru ini untuk mengatasi gizi buruk yang selama ini menjadi masalah serius di Papua,” sumber Kemenkes
Lenis Kogoya pun bereaksi keras terhadap tuduhan ini.
“Jangan sebarkan hoaks yang membuat masyarakat takut. Program ini untuk kebaikan rakyat Papua,” tegasnya.
Ia juga mengancam akan menangkap siapa pun yang terus menyebarkan informasi keliru tentang MBG.
Sementara itu, beberapa kepala sekolah di Intan Jaya yang diwawancarai mengaku khawatir dengan ancaman OPM.
“Kami ingin membantu anak-anak mendapatkan gizi yang baik, tetapi kami juga takut dengan ancaman kekerasan,” ujar seorang guru yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Pemerintah memastikan akan menjamin keamanan bagi sekolah-sekolah di Papua agar program MBG dapat berjalan tanpa hambatan.