22.5 C
Jayapura
30/08/2025
Berita Utama

Penangkapan Penyelundup Senjata di Puncak Jaya oleh Satgas Damai Cartenz-2025

Jayapura, 8 Maret 2025 – Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 dan Polda Papua berhasil menggagalkan penyelundupan senjata api dan amunisi yang diduga akan disalurkan kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puncak Jaya, yang dipimpin oleh Lerimayu Telengen.

Operasi ini merupakan hasil pemantauan intensif yang dilakukan dari tanggal 1 hingga 7 Maret 2025, mengungkap pergerakan senjata dari Jayapura menuju Puncak Jaya. Berdasarkan informasi intelijen, senjata-senjata tersebut akan diserahkan oleh tersangka utama, Yuni Enumbi (29 tahun), yang akhirnya berhasil ditangkap dalam operasi ini.

Pada tanggal 6 Maret 2025, tim Satgas Ops Damai Cartenz-2025 berhasil menangkap Yuni Enumbi di KM 76, Kabupaten Keerom. Selain Yuni, dua orang lainnya juga diamankan, yaitu Yudhi Kalalo, sopir lajuran, dan Matius Payokwa, helper lajuran.

Barang Bukti yang Berhasil Diamankan
Dalam operasi ini, sejumlah barang bukti berhasil disita, di antaranya:

Senjata dan Amunisi:

-2 pucuk senjata api laras panjang (belum dirakit)

-4 pucuk pistol G2 Pindad

-632 butir amunisi kaliber 5,56 mm

-250 butir amunisi 9 mm

-1 pucuk senapan angin (belum dirakit)

-1 paket laser senter + mounting

-1 teleskop + peredam

-1 popor kayu warna coklat

-1 laras dan tabung senapan angin

Barang-barang Lainnya:

-1 unit air compressor bertuliskan United Waran Biru (tempat penyimpanan senjata)

-1 unit handphone Vivo Y19S

-1 buah pompa dan 1 tas angin

-1 kunci T dan 1 paket gurinda portabel

Beberapa tas, termasuk tas senapan angin dan tas selempang berisi identitas diri serta kartu ATM

Uang Tunai:

Rp369.600.000 (Tiga ratus enam puluh sembilan juta enam ratus ribu rupiah)

Pengakuan Tersangka dan Proses Penyelidikan Lanjutan
Dalam pemeriksaannya, Yuni Enumbi mengakui bahwa senjata-senjata tersebut dibeli dengan harga Rp1,3 miliar dari luar Papua dan akan diserahkan kepada KKB di Puncak Jaya. Sementara itu, sopir dan helper yang turut diamankan mengaku tidak mengetahui isi muatan yang mereka bawa.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menegaskan bahwa operasi ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.

“Keberhasilan ini bukanlah akhir dari operasi, melainkan awal dari penyelidikan yang lebih mendalam. Kami akan terus menelusuri asal-usul senjata-senjata ini dan siapa saja yang terlibat,” ujar Kombes Yusuf.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, memberikan apresiasi atas kerja keras tim dalam menggagalkan penyelundupan ini.

“Berkat kerja keras tim, kami berhasil menggagalkan penyelundupan berbagai jenis senjata dan amunisi yang rencananya akan disuplai kepada KKB di Puncak Jaya,” ungkapnya.

Dengan keberhasilan operasi ini, diharapkan upaya kelompok bersenjata dalam memperoleh persenjataan ilegal dapat ditekan sehingga stabilitas keamanan di Papua semakin terjaga.

Related posts

Soft Approach Strategi Jitu Satgas Damai Cartenz dalam Upaya Pembebasan Sandera KKB Papua

Jubir News

KNPI Mimika: Mari Buktikan Papua Tanah Damai melalui Pilkada Bermartabat

Jubir News

Tribal Leaders Urge Community to Maintain Peace Ahead of New Year Celebrations in Papua

Jubir News