01/09/2025
Berita Utama

Warga Paniai Korban Teror KKB Minta Didirikan Koramil dan Polsek di Distrik Bibida

Paniai – Warga Kabupaten Paniai, Papua Tengah, yang sempat mengamankan diri ke Kabupaten Nabire akibat teror kelompok kriminal bersenjata (KKB), kini telah kembali ke rumah masing-masing. Mereka mengajukan permintaan untuk dibangun Koramil dan Polsek di Distrik Bibida.

Tindakan warga mengamankan diri ini dipicu oleh aksi KKB pimpinan Undius Kogoya yang menembak mati seorang sopir angkot bernama Rusli (40) di Distrik Paniai Timur pada Selasa (11/6).

Penjabat (Pj) Bupati Paniai, Martha Pigome, menyatakan bahwa warga mulai kembali setelah wilayah mereka dinyatakan aman dari teror KKB pada Selasa (25/6). Pemulangan warga tersebut dibantu oleh aparat TNI/Polri.

“Paniai sudah aman dan terkendali,” tegas Martha.

Martha menjelaskan bahwa Kepala Distrik Bibida telah meminta pendirian Koramil dan Polsek di samping kantor distrik. Menurutnya, permintaan tersebut bisa diakomodir jika masyarakat setempat setuju dan menyediakan lahan.

“Jika masyarakat di Bibida setuju dan memberikan lahan, tidak ada persoalan. Kami pemerintah tinggal mengakomodir permintaan itu. Kita kembalikan kepada masyarakat, jika mereka menginginkannya,” kata Martha.

Lebih lanjut, Martha menekankan bahwa secara aturan setiap distrik memang harus memiliki Koramil dan Polsek. Namun, hal ini tetap bergantung pada persetujuan masyarakat setempat.

“Secara struktural, distrik memang harus memiliki Koramil dan Polsek sesuai aturan yang berlaku di seluruh Indonesia. Tetapi, kembali lagi, jika masyarakat setuju untuk pendirian tersebut, tidak ada masalah,” ujarnya.

Danrem 173/Praja Vira Braja, Brigjen TNI Welem Frits Rizard Pelamonia, mengungkapkan bahwa warga yang mengamankan diri berasal dari empat distrik di Paniai. Welem menjelaskan bahwa para warga kembali ke rumah dengan kesadaran sendiri.

Welem juga menanggapi permintaan masyarakat terkait pembangunan Koramil dan Polsek di Distrik Bibida. Menurutnya, masyarakat di wilayah tersebut sangat terbuka dan menerima keberadaan aparat keamanan.

“Kita bisa menyimpulkan bahwa masyarakat Distrik Bibida sangat terbuka dan menerima keberadaan kami, TNI/Polri, sehingga mereka mengajukan permintaan khusus melalui kepala distrik,” tutup Welem.

Related posts

Jenazah Pilot Gleen Malcom Coning Korban Penembakan KKB di Distrik Alama Diberangkatkan menuju Jakarta

Jubir News

Tokoh Agama Papua Pdt. MPA Mauri Ajak Dukung Pilkada Damai

Jubir News

Satgas Damai Cartenz Tangkap Sarius Indey, Tersangka Baru Kasus Senjata Api di Jayapura

Jubir News

Leave a Comment