30/08/2025
Berita Utama

Sepakat NKRI Sampai Mati, Abisai Rollo Berharap Papua Selalu Jadi Tanah Damai

Jayapura- Sosok seorang Abisai Rollo (ABR) sudah bukan orang asing lagi bagi masyarakat Papua, khususnya Kota Jayapura. Sebab, ABR yang akrab disapa Ondoafi Skouw Yambe itu, merupakan salah satu tokoh Papua yang memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi terhadap NKRI.

Dengan jiwa nasionalis yang tinggi tersebut, Ketua DPRD Kota Jayapura itu berpendapat kurang sepaham dengan jargon nasional “NKRI harga mati”.

Menurutnya, Tanah Papua adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan itu sudah final, untuk itu tidak pake harga mati lagi, melainkan NKRI sampai mati. “Jadi, Tanah Papua itu sudah ada dalam bagian bingkai NKRI sejak Indonesia merdeka pada tahun 1945 dan itu final,” ucap Abisai Rollo.

Ia menilai, dalam konteks Papua, NKRI bukan lagi harga mati, pasalnya pakai kata harga yang mungkin bisa diartikan akan ada tawar menawar di sana, oleh karena itu NKRI harus sampai mati dan kata ini jauh lebih tepat.

“Bagi saya kalimat NKRI sampai mati ini jauh lebih bermakna, sehingga kita semua menyadari bahwa dasar yang paling utama mencintai negara Indonesia ini,” tegasnya. Karena menurut ABR, pakai kata harga, karena harga itu bisa ditawar seperti barang yang dijual dipasar atau di pusat perbelanjaan sehingga perlu diubah menjadi NKRI sampai mati.

“Sejak kecil saya telah ditanamkan oleh orang tua saya untuk mencintai NKRI dan sampai saat ini saya dan keluarga masih setia, dan saya tegaskan bahwa saya tidak ingin menjadi pengkhianat bagi bangsa Indonesia,” ungkapnya.

ABR tentu ingin Tanah Papua lebih khusus di Kota Jayapura aman dari segala masalah dan persoalan. Ia mengajak kepada seluruh warga Kota Jayapura untuk tetap mencintai NKRI dan tidak melakukan hal-hal yang merugikan negara Indonesia maupun kehidupan masyarakat baik secara agama, suku, ras dan golongan karena ada perbedaan pandangan.

“Kita semua adalah warga negara Indonesia yang tinggal di Kota Jayapura dan Tanah Papua. Kita harus bersatu dan tidak boleh terpecah karena ada perbedaan pemahaman,” pungkasnya.

Related posts

KKB Serang Gereja dan Rampas Barang Elektronik Milik Jemaat di Pegunungan Bintang

Jubir News

Fighting Drugs, Directorate of Narcotics Investigation of Papua Police Socializes P4GN in THM Jayapura City

Jubir News

Strengthening Synergy, Ops Damai Cartenz Public Relations Task Force Holds Informal Discussion with Media in Jayapura

Jubir News

Leave a Comment