Kapolsek Sentani Kota Kompol Ruben Palayukan menyatakan jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 di Papua, situasi Kamtibmas di wilayah Sentani relatif kondusif.
“Jadi saya tegaskan situasi Kamtibmas di Sentani pada umumnya kondusif meskipun ada beberapa kejadian. Kita pun tetap lakukan kegiatan-kegiatan yang mengurangi angka kriminal,”kata Kapolsek Kompol Ruben Palayukan di Mapolsek Sentani.
Menurut dia, pihaknya terus meningkatkan patroli dengan mengendepankan kegiatan preemtif dan preventif seperti menyambangi masyarakat melibatkan menjadi Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Kamtibmas) dan melakukan patroli pada jam-jam rawan.
“Kita juga laksanakan patroli Blue Light dan patroli Publik Adres di kota,” ujarnya Minggu (13/6).
Ruben Palayukan mengatakan patroli tersebut untuk menekan angka kriminalitas terutama terutama masalah curanmor yang selama ini cukup tinggi di wilayah hukum Sentani.
Ketika ditanya jumlah titik rawan yang sering terjadi kriminalitas, Ruben menyebutkan, ada 4 titik rawan yaitu di jalan Sosial, Pos Tujuh, Kehiran dan jalan Dunlof.
“Angka kriminal yang paling tinggi kita temukan selama ini, masih didominasi curanmor yang sering terjadi di perumahan-perumahan masyarakat. Jadi kita juga patroli tidak fokus di jalan besar, tapi ke dalam perumahan masyarakat sambil kita melakukan patroli publik adres dan blue light,” tuturnya.
Ia berharap kepada masyarakat agar tetap menjaga keamanan terutama terhadap kendaraannya. Ruben mencontohkan masyarakat ketika memarkirkan kendaraannya kebanyakan diluar pagar rumah dengan tidak mengunci stang motornya.
“Jadi masyarakat harus simpan kendaraannya pada tempat yang bisa dipantuan setiap saat,” ujarnya.
Kapolsek menuturkan jumlah kasus curanmor yang ditangani pada bulan Maret 2021 ada sebanyak 24 kasus, namun di bulan April menurun dengan jumlah kasus 19 curanmor.
“Penurunan curanmor ini, dampak dari kegiatan patroli yang rutin kami lakukan sampai ke perumahan masyarakat,” ucapnya.