31/08/2025
Olahraga

KONI Papua: Kejadian Penembakan Jauh dari Klaster PON

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua menjamin bahwa tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan berlangsung di empat klaster yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika dan Merauke tetap aman dan jauh dari situasi serta dinamika yang saat ini terjadi di tanah Papua.

Hal itu menapis isu miring yang disampaikan DPP KNPI Pusat yang menyatakan situasi kamtibmas di Papua bisa mengganggu keselamatan atlet, sehingga mendorong agar menunda lagi penyelenggara event olahraga empat tahunan tersebut.

“Kami harap tidak lagi menunda pelaksanaan PON. Dengan dinamika dan situasi yang ada di Papua perlu jeli melihatnya, artinya tempat kejadian penembakan itu jauh dari tempat penyelenggara PON,” kata Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya di Jayapura, Sabtu (15/5/2021).

“Sehingga jangan menganggap bahwa Papua dalam situasi itu terus tidak aman untuk keselamatan atlet. Saya pikir informasi seperti itu kurang valid, keliru dan tidak benar seperti yang disampaikan KNPI Pusat,” tambahnya melanjutkan.

Dengan situasi yang aman, pemerintah pusat diminta tidak lagi menunda pelaksanaan PON XX dan Peparnas XVI untuk kesekian lagi. Sebab anggaran yang sudah dikeluarkan untuk pembangunan fasilitas olahraga dan pembinaan prestasi nilainya cukup besar.

Terlebih, kejadian kamtibmas yang terjadi di Papua itu jauh dari klaster penyelenggara PON XX.

“PON tetap di tahun ini karena sudah menunda sebelumnya, terus venue sudah dibangun, kalau tidak digunakan pasti akan rusak. Kemudian anggaran yang sudah dikeluarkan untuk pembinaan prestasi cukup besar karena sudah penundaan hampir 1 tahun,” jelasnya.

“Kita harapkan pemerintah tidak tunda lagi dengan alasan keamanan, pasti keamanan sudah terjamin karena peristiwa atau kejadian penembakan itu jauh dari tempat pelaksanaan PON di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika dan Merauke,” lanjutnya.

Kenius mengharapkan PB PON sebagai penyelenggara iktu menyuarakan bahwa Papua sebagai tuan rumah tetap menjamin keamanan dan tidak ada lagi penundaan pelaksanaan PON XX Papua.

“PB PON juga harus lakukan sosialisasi, memberikan pemahaman dan meyakinkan peserta kontingen PON seluruh Indonesia bahwa Papua aman, tempat klaster pertandingan itu sangat aman situasinya, tidak perlu takut datang ke Papua karena kejadian kamtibmas disana itu jauh sekali,” pungkasnya.

Related posts

Anggaran Rp 1,6 Triliun untuk Pekan Olahraga Nasional XX Diajukan oleh PB PON

Jubir News

Kapuslatprov PON Papua Sambangi Atlet dan Tinjau Venue di Mimika Pelatihan Atlet Tetap Berjalan

Jubir News

Ketua DPD Pemuda Mandala Trikora Prov. Papua Himbau Masyarakat Mendukung PON XX

Jubir News

Leave a Comment